30 Juni 2013

#MIWF2013 dan Benzbara

Semalam, sekitar pukul 20.00 WITA, Closing Ceremony MIWF (Makassar International Writers Festival) 2013 dilaksanakan. Dan jika ditanya, apa atau siapa yang paling saya rindukan dari MIWF, maka dengan mantap saya akan menjawab Bernard Batubara :))

Mengapa benzbara, nuu?
Jadi, selama lima hari berturut-turut mengikuti pelaksanaan MIWF di Fort Rotterdam, ketika saya dan beberapa teman saya memilih untuk memasuki sebuah ruangan dari beberapa pilihan ruangan, selalu saja kami dipertemukan dengan Bara. Awalnya, saya lumayan kegirangan ketika mendapati dia memilih kursi yang lumayan dekat dari kursi saya. Tapi, lama kelamaan namanya menjadi bahan bercandaan saya dan beberapa teman ketika kami seruangan lagi dengannya.
"Eh, eh, ada mi sede' benzbara", "idih, ngetwit mi seng", "ih, kenapa kayak naikuti ki' itu si batubara?" dan beberapa kalimat lainnya.

Hal yang memalukan bersama benzbara?
Oh... andai saja saya mampu menghilang secara tiba-tiba ketika dipertemukan dengan Bara, maka sudah pasti akan saya lakukan. Mengapa? Yaaa karena beberapa moment yang tak mengenakkan sempat terjadi ketika Bara seruangan dengan saya. 

Contohnya saja ketika materi my poet-way with Joko Pinurbo sedang berlangsung di room II. Bara menempati kursi tepat di depan saya, dan selama Joko Pinurbo membawakan materi, dia tak henti-hentinya tertawa. Saya menoleh ke arah Ainun dan Jihan, dan kami menjadi bingung karena sepertinya tidak ada kalimat yang begitu lucu ._. Sampai akhirnya Joko Pinurbo mengucapkan sebuah kalimat yang direspon oleh Bara dengan tawa yang sangat keras sambil menepuk kursi di sebelahnya sebanyak tiga kali. Saya kembali menoleh ke Ainun dan Jihan, lalu berkata "seperti Arya Wiguna". Beberapa saat setelah itu, Bara tidak pernah lagi tertawa #deg.

Juga ketika Launching Sastra and Sarabba di room I. Lagi-lagi Bara duduk di depan saya, tepatnya di sebelah kanan kak Fiqah. Saat acara dimulai, saya, kak Fiqah, dan Ainun terkadang berceloteh tentang apa saja, dan alangkah kagetnya saya ketika pada saat yang bersamaan saya menemukan ini.

jadi kita dikira sedang baca puisi? -_____-

Sempat berfoto bersama benzbara lagi?
Tentu saja. Pada hari yang telah dijadwalkan untuk Temu Penulis & Book Signing, (lagi-lagi) saya menemui Bara di salah satu Gramedia di Makassar. Maklum, saya belum memiliki satupun buku-buku dari Bara. Setelah membeli #Milana, saya pun berdiri di barisan yang ingin meminta tanda tangan darinya. Duh, sebenarnya saya sangat malas untuk melakukan ini. Di sekeliling saya begitu banyak gadis-gadis yang menjadi penggemar setia dari Bara, sementara saya sendiri hanyalah seseorang yang selalu ingin menghindar ketika melihat Bara. Dan, tibalah giliran saya. 

Bapak kamu, tukang rujak ya? | kok tau? | karena kau telah mengulek hatiku...


tiga puluh menit kemudian

zzz

muucih eaah aa' benz | oke sist.. :3


#Milana

Tiba di rumah, segeralah saya membuka halaman pertama dari buku tadi.

Buat Nunu, "jangan ragu untuk menunggu" | duh x))))))))

hari terakhir #MIWF2013 

"Banyak hal indah memang hanya berlangsung untuk sementara" - Milana

* terima kasih untuk Ainun, Kak Fiqah, Faisal, Jihan, Jojo, Unhy, Yulia, Abrar, Jeihan, Rahman, Widya, dll.. Sampai bertemu lagi di #MIWF2014 \o/

8 komentar:

Abdul Maghfir Zakir mengatakan... Balas

looooool :))

syahmina siti mengatakan... Balas

mwihihi :D miwf emang bikin kangen ya kak

Nur Rahmah Makmur mengatakan... Balas

@syahmina siti: iyaaa pastiii ;;)

cliffnun mengatakan... Balas

hahhaaaa :D

Azure Azalea mengatakan... Balas

gokil memang, Nu. serius!! :D :D saya akhirnya tahu mengapa Bara. Mengapa Bara. :D :D

Nur Rahmah Makmur mengatakan... Balas

@Azure Azalea: dan akhirnya saya malu sendiri kak ketika Bara menemukan postingan ini semalam T-T

Azure Azalea mengatakan... Balas

really??? kenapa bisa? kenapa bisa kita tahu dia menemukannya?? :D

Nur Rahmah Makmur mengatakan... Balas

@Azure Azalea: cek DMnya yaa kak :)