29 Agustus 2012

Persinggahan

tak seorangpun mengerti apa yang kumaksud. terlebih diriku sendiri. sesuatu mengendap-endap masuk mencuri perhatianku. hingga aku tak bisa menolak itu. benarkah itu kau ? bukan kau. seharusnya.

kutahu itu tidak akan bertahan lama. tak ada raut wajah keberatan yang kutampakkan. agar tidak ada rasa curiga yang kau simpan selama di tempat ini. di ruang pikirku.

kau nyaman sekali rupanya. sampai aku tidak berani membuatmu kecewa. setiap detik ada asa yang tercipta. agar semuanya tetap berjalan sempurna.

banyak yang terusik melihat kehadiranmu. terlebih bagi mereka yang sehari-harinya berada di sekelilingku. kutuntun mereka untuk bersabar. bersabar menunggumu pergi dengan sendirinya. karena sudah saatnya. kau tahu itu.

lihatlah, kau pergi tanpa rasa bersalah. meninggalkan semuanya dan mencari tempat baru. tempat yang sudah kau idam-idamkan sejak dulu. oh, ternyata selama ini aku yang salah. kau hanya sedang mengumpulkan kekuatan untuk berjalan menyusuri tempat baru itu.

kembalilah. jangan berangkat dulu. kau belum menertawakan ketololanku.


pukul 03.00 dini hari
di kamar, masih terjaga karena kebanyakan tidur

2 komentar:

Adityar mengatakan... Balas

Jahat sekali, saya menceklis postingan ini lucu padahal seharusnya postingan ini sedih -___-

Nur Rahmah Makmur mengatakan... Balas

kak, ini sudah kesekian kalinya kak ty mengatakan lucu pada postingan saya yang nyata-nyatanya menyedihkan T_____T