14 April 2013

Teruntuk Dia yang Berulang Tahun

Aku masih ingat malam itu. Saat kudapati diriku tengah sibuk menenggelamkan diri di depan layar kaca. Saat mataku tak berkedip menatap seorang bintang dengan segala kesempurnaannya. Saat mimpi dan harap  mulai menadah. Aku masih ingat. 

Aku masih ingat kejadian itu. Saat kau meluangkan sedikit pulsa untuk membalas pesan pendekku, dan akhirnya kita saling berbalas pesan, pesan yang semakin panjang. Kuberanikan diri untuk menghubungimu, sayangnya kau tak menyahut panggilanku. Aku masih ingat.

Aku masih ingat hari itu. Hari yang tak terduga mempertemukan kita pertama kalinya. Saat tatap sendu dengan sebuah senyuman khas sukses mengoyak pertahanan hatiku. Saat suasana gugup menyerangku tatkala kau menyapaku pelan. Saat isak hanya mampu tertahan ketika kau memberiku mikrofon untuk bernyanyi bersamamu. Aku masih ingat.

Aku masih ingat gambar itu. Bersama seorang sahabat, kau tersenyum sambil mengangkat kedua lenganmu. Tidak mungkin aku tidak melihatnya. Kau masih mengenakan benda itu, adalah pemberian dariku tiga tahun sebelum gambar tersebut diambil. Aku masih ingat. 

Aku masih ingat tanggal itu. Beberapa saat sebelum tanggal dan bulan kelahiranmu. Aku menyiapkan sebuah hadiah bersama surat yang mungkin saja kau senang jika telah menerimanya. Tapi gagal. Semuanya lenyap  (lebih tepatnya dibuat lenyap) di usiamu yang ke-23. Aku masih ingat.

Aku masih ingat lagu itu. Lagu yang kau dendangkan pertama kalinya di hadapanku, sebelum kau titipkan sebuah ucapan "selamat ulang tahun yang ke-18" kepadaku. Aku masih ingat.

Aku masih ingat tempat itu. Kita berjabat tangan, saling mempererat perjumpaan, dan berbincang perihal rencana ke depan. Malam yang semakin larut pun mengakhiri pertemuan kita. Aku masih ingat.

Biarkan aku mengingat semuanya. Biarkan aku sejenak memenggal rasa. Rasa yang tak mampu kulisankan, tak mampu kudendangkan, hanya bergolak lantang menuju ke arahmu, menghampirimu. Dan kini, kubiarkan luapan itu berderai luruh. Berpencar menjadi kata-kata, yang membuatku bicara. Teruntuk kau yang begitu jauh. Seiring bertambahnya usiamu, semoga engkau sehat selalu.

selamat ulang tahun, Adly Fayruz

14 April 2013 - #HBD26AdlyFayruz

4 komentar:

Selvia Sari mengatakan... Balas

Wow :)) So sweet banget postingannya.

Azure Azalea mengatakan... Balas

WoW! WOw! Cuma bisa bilang itu, Nu. Sungguh!

Nur Rahmah Makmur mengatakan... Balas

@Selvia Sari: padahal tidak berniat so sweet :))

Nur Rahmah Makmur mengatakan... Balas

@Azure Azalea: ehehe! ehehe! cuma bisa jawab itu, kak. sungguh!