Tampilkan postingan dengan label Adly Fayruz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adly Fayruz. Tampilkan semua postingan

24 Juni 2013

Tentang Malam Ini


Makassar

Hiruk-pikuk keramaian pada tempat ini seperti mengingatkanku akan suatu hal, entah apa. Himpunan cahaya yang menerangi lampu kota, malam yang lumayan sejuk dibandingkan dengan ibukota, dan orang-orang baru yang tidak pernah bosan untuk kutemui. Terima kasih untuk kalian yang telah meramaikan suasana malamku, semoga masih ada kesempatan pada malam-malam berikutnya untuk mengunjungi kota ini, khususnya tempat ini. 

Malino
Di sebuah ruangan pada rumah panggung sederhana, Musyawarah Anggota kembali dilanjutkan. Dingin malam menusuk tulang. Tak kuasa menahannya, aku dan beberapa kawan memutuskan untuk berbagi selimut dan sesekali bergantian untuk memijat punggung masing-masing yang mulai terasa pegal. Seharian kami rapat namun permasalahan belum juga beranjak dari pembahasan Anggaran Dasar. Karena dibelenggu oleh rasa bosan, akhirnya kuputuskan saja untuk bergosip dengan Monik.

Satu yang amat sangat kusesalkan. Takdir tidak menuntun kita untuk bertemu malam ini. 

Malino, 23 Juni 2013
- setelah menerima kabar bahwa Adly baru saja meninggalkan Makassar

16 Juni 2013

Super Heru

Sebenarnya sejak beberapa hari yang lalu saya sudah berencana untuk menuliskan ini. Cuma yaaa begitulah, berhari-hari saya mengalami hibernasi usai merampungkan Ujian Akhir Semester beserta remedial-remedialnya yang benar-benar memancarkan pesona tiada tara :| #bukanbuaian #bukankhayalan #bukanhalusinasi #bukanfatamorgana #bukanSyahrini. Jadi, tanggal 10 kemarin MNCTV menayangkan sebuah sinetron yang berjudul Super Heru yang diproduksi oleh MD Entertainment. Sinetron ini dimainkan oleh my-one-and-only Adly Fayruz, Mikha Tambayong, Harland Chaniago (drummer The Adly's), Nizam Hasan, serta aktor dan aktris lainnya. 


Heru (Adly Fayruz) adalah seorang pemuda yang perilakunya menyerupai anak berumur 10 tahun. Ia tinggal bersama Ibu yang sangat menyayanginya, namun ayahnya sangat membencinya. Heru juga memiliki seorang teman yang biasa ia sapa Kak Tari (Mikha Tambayong) yang selalu melindunginya. Saat mengetahui bahwa Adly akan main sinetron lagi, tentunya saya sangat senang. Namun, tidak sempat terpikirkan di benak saya bahwa sinetron ini bergenre fantasi dan fiksi, mengingat sinetron-sinetron Adly sebelumnya yang kebanyakan bergenre drama percintaan. Ya, semangat saya untuk menyaksikan sinetron terbaru Adly seketika menurun drastis saat melihat teaser-nya.

dly ..................................

Ternyata dalam sinetron itu juga ada sebuah makhluk aneh yang bernama Jampang yang berjanji akan selalu menolong serta membantu Heru dalam menghadapi setiap masalah yang menimpanya. Oh Adly, sebegitu susahnya kah saya untuk melihatmu tampil di layar kaca lagi sampai-sampai saya harus menyaksikan sinetron yang telah mengambil jam tayang dari animasi Shaun the Sheep ini? Belum lagi saya harus mendengar kalimat ejekan dari Bapak, "Oh, begini mi kah mukanya calon menantuku?" saat melihat penampilanmu seperti ini.

Helu gak boyeh cedih :'(

Saat menjelang penayangan episode pertama dari sinetron ini, saya masih semangat mempromosikannya  kepada teman se-prodi dengan berteriak kencang saat suasana kelas sedang hening. Tidak hanya itu, saya juga mempromosikan kepada dua orang keponakan saya yang hobinya menyembunyikan remote tv. Cara terakhir yang saya lakukan yaitu dengan berkata bahwa pemain dari sinetron tersebut adalah calon Om mereka *amiiin, dan akhirnya mereka pun luluh. 

Baru setengah jam saya menyaksikan sinetron ini, saya malah ketiduran. Dan tidak seperti kebiasaan saya yang sangat takut jika tertinggal sedetik saja untuk melihat wajah Adly, kali ini saya malah santai dan berencana untuk tidak menontonnya lagi. Saat itu juga saya teringat akan tulisan Seno Gumira Ajidarma pada kumpulan cerita Linguae, yang bertuliskan "...apakah cinta yang abadi itu sebenarnya memang ada, ataukah hanya seolah-olah ada dan dipercaya begitu rupa sehingga mengelabui para peminatnya?

Huaaah, maafkan saya Adly, maafkan saya yang tidak bisa menerima perubahanmu dalam karakter lain. Tidak seharusnya kesenjangan fisik malah menghalangi pandangan saya terhadapmu. Memang begitu banyak godaan kepada siapa saja yang mengusahakan kesetiaan. Demikianlah perasaan ini selalu diuji, apakah memang begitu kuat, atau hanya sekedar perasaan yang begitu-begitu saja. Namun, seiring bertambahnya episode, saya yakin kesetiaan ini akan utuh kembali. Ya, jika keadaan Heru mungkin sudah mulai membaik. Itu pun jika Heru masih sempat memikirkan apa yang saya pikirkan. 

dini hari. sambil menyantap makanan sahur.

14 April 2013

Teruntuk Dia yang Berulang Tahun

Aku masih ingat malam itu. Saat kudapati diriku tengah sibuk menenggelamkan diri di depan layar kaca. Saat mataku tak berkedip menatap seorang bintang dengan segala kesempurnaannya. Saat mimpi dan harap  mulai menadah. Aku masih ingat. 

Aku masih ingat kejadian itu. Saat kau meluangkan sedikit pulsa untuk membalas pesan pendekku, dan akhirnya kita saling berbalas pesan, pesan yang semakin panjang. Kuberanikan diri untuk menghubungimu, sayangnya kau tak menyahut panggilanku. Aku masih ingat.

Aku masih ingat hari itu. Hari yang tak terduga mempertemukan kita pertama kalinya. Saat tatap sendu dengan sebuah senyuman khas sukses mengoyak pertahanan hatiku. Saat suasana gugup menyerangku tatkala kau menyapaku pelan. Saat isak hanya mampu tertahan ketika kau memberiku mikrofon untuk bernyanyi bersamamu. Aku masih ingat.

Aku masih ingat gambar itu. Bersama seorang sahabat, kau tersenyum sambil mengangkat kedua lenganmu. Tidak mungkin aku tidak melihatnya. Kau masih mengenakan benda itu, adalah pemberian dariku tiga tahun sebelum gambar tersebut diambil. Aku masih ingat. 

Aku masih ingat tanggal itu. Beberapa saat sebelum tanggal dan bulan kelahiranmu. Aku menyiapkan sebuah hadiah bersama surat yang mungkin saja kau senang jika telah menerimanya. Tapi gagal. Semuanya lenyap  (lebih tepatnya dibuat lenyap) di usiamu yang ke-23. Aku masih ingat.

Aku masih ingat lagu itu. Lagu yang kau dendangkan pertama kalinya di hadapanku, sebelum kau titipkan sebuah ucapan "selamat ulang tahun yang ke-18" kepadaku. Aku masih ingat.

Aku masih ingat tempat itu. Kita berjabat tangan, saling mempererat perjumpaan, dan berbincang perihal rencana ke depan. Malam yang semakin larut pun mengakhiri pertemuan kita. Aku masih ingat.

Biarkan aku mengingat semuanya. Biarkan aku sejenak memenggal rasa. Rasa yang tak mampu kulisankan, tak mampu kudendangkan, hanya bergolak lantang menuju ke arahmu, menghampirimu. Dan kini, kubiarkan luapan itu berderai luruh. Berpencar menjadi kata-kata, yang membuatku bicara. Teruntuk kau yang begitu jauh. Seiring bertambahnya usiamu, semoga engkau sehat selalu.

selamat ulang tahun, Adly Fayruz

14 April 2013 - #HBD26AdlyFayruz

17 Februari 2013

Adly Fayruz Nikah, lalu?

mention ter-cetarr pekan ini :'(

haruskah ada tangisan yang terdengar? haruskah ada senyum yang memudar? tidak. ada masanya, kamu akan menjadi tegar. ada masanya, senyummu akan melebar..
mungkin simi benar :')

20 September 2012

Fallin' In Love

     
       20 September 2012. Hari ini film “Fallin’ In Love” tayang perdana di seluruh bioskop tanah air. Film yang dibintangi oleh idola saya, Adly Fayruz. Film ini adalah film kedua yang diperankannya, di mana film sebelumnya berjudul “Kembang Perawan”. Seminggu yang lalu saya sudah khawatir jika saja saya tidak bisa menyaksikannya hari ini. Jadwal kuliah yang padat dan tugas yang menumpuk menjadi penyebab utama jika saya batal untuk menonton Fallin' In Love hari ini. Ternyata, ada keajaiban yang terjadi hari ini. Dosen Teori Peluang hanya mengajar satu jam dan tidak ada kuliah Algoritma setelahnya.  

     Segeralah saya berangkat ke M’Tos (Makassar Town Square), pusat perbelanjaan terdekat dari kampus, pukul 14.15 ditemani sahabat saya, Ainun dan Ulfah. Sesampainya di bioskop M’tos, rupanya kami sudah terlambat sepuluh menit dari jam tayang film tersebut. Tak apalah, kami tetap berniat masuk. Oh iya, hanya karena tidak ingin ketinggalan semenit saja, kami bertiga lari tergesa-gesa layaknya mahasiswa yang sudah terlambat kuliah pagi.

     Setibanya kami di kursi masing-masing, sejenak kami mengatur napas, dan mulai menyaksikan film tersebut. Baru beberapa detik saja, kami sudah disambut dengan adegan ciuman Rado (Adly Fayruz) dan Larasati (Mikha Tambayong). Alhasil, saya teriak histeris dalam ruangan itu. Jangan tanyakan bagaimana perasaan kedua sahabat saya ini. Sudah pasti. Malu.

     Sungguh, saya tidak mengerti dengan alur cerita film ini. Semuanya terlihat aneh. Satu-satunya yang menahan saya untuk tetap berada di ruangan ini, yaitu Adly. Akting Mikha Tambayong terkesan sangat dibuat-buat, tidak heran jika saya selalu teriak ketika dia bertingkah genit di depan Adly. Saya juga kurang paham dengan sikap si Larasati yang awalnya mencintai Rado, lalu berpindah hati ke Beben (Boy William). Tak lama setelah itu, dia kembali kepada Rado, lalu kembali lagi bersama Beben. Ini lebih membingungkan dari rumus Persamaan Differensial #pfft

     Sempat tadi saya mengeluarkan air mata ketika melihat Rado menangis karena merelakan Larasati untuk Beben. Bukan. Bukan karena adegannya sangat menyedihkan, tapi karena saya tidak sanggup melihat Adly mengeluarkan air mata T_T Hmmmm, saya cukup senang bisa menyaksikan film ini meskipun secara umum sangat jauh dari bayangan saya sebelumnya. Tak apalah, hitung-hitung pengganti kuliah Algortima, halah. 

trailer Fallin' In Love


huft -.-

1 Juli 2012

Berbaliklah, Meskipun Sedetik.

Seisi dunia telah mengetahuimu. Pujian yang bertubi-tubi selalu menyempurnakan hari-harimu. Doa melimpah ruah untukmu. Semuanya telah menjadi rutinitas kehidupanmu. Tak bisakah sedikit saja kau mengucap syukur akan hal itu ? Atau berbaliklah kepada mereka yang memujamu, meskipun itu hanya sedetik. 

18 Mei 2012

12 Mei 2012

Sabtu, 21 Mei 2011


Hari ini adalah hari yang sangat spesial untukku. Untuk keempat kalinya saya bertemu dengannya dan untuk pertama kalinya saya berbincang-bincang cukup lama bersamanya. Tidak mengenal dia selebritis dan saya hanya pelajar biasa, kami bercerita dengan sangat akrabnya. Sempat dia bertanya seperti ini :

"Nu, kalau udah lulus nanti kamu mau lanjut dimana ?"
"Insya Allah STAN kak, hehe. Doain yaa.."
"STAN yang di Tangerang itu yaa ? 
"Iya kak .."
"Wah, kamu harus lulus ya, biar nanti bisa dateng di acara launching album kedua kami .."
"Memangnya launchingnya kapan kak ?"
"Insya Allah tahun 2012,,,"
"Pasti kak, aku usahain biar bisa lulus disana :') "
Dan mulai detik ini saya akan berusaha agar bisa kuliah disana ...


Kamis, 29 September 2011

Langit seakan mau runtuh ketika melihat pengumuman di layar komputer. Saya harus menerima kenyataan pahit ini. Ya, saya tidak lulus di sekolah yang saya idam-idamkan. dan otomatis saya tidak akan kuliah di luar kota. Saya akan tetap berada di Makassar.


Sabtu, 12 Mei 2012




Pukul 08.00 pm, launching album kedua The Adly's berlangsung. Suasananya sangat ramai. Sahabat-sahabat artis, fans, bintang tamu, semua bernyanyi bersama-sama dan berbahagia pada malam ini. Tapi, ada yang kurang pada acara ini. Iya, kurang aku ...

9 Mei 2012

Dear Adly ...

dear Adly
rasanya tak pernah bosan aku memikirkanmu
kamu pun jangan pernah bosan untuk tetap berada di fikiranku
karena itu tidak akan menguras energimu

dear Adly
entah sudah berapa banyak orang yang menganggapku sakit
karena telah menaruh harapan lebih padamu
padahal itu sah-sah saja, bukan ?

dear Adly
aku tidak suka dengan penilaian orang terhadapmu
yang menuding dirimu cepat berpindah hati
dari wanita satu ke wanita lain
padahal aku tahu
kamu sangat berusaha untuk setia
namun ada saja penghalang dari setiap hubunganmu
sama halnya denganku
yang sangat berusaha menunggumu
namun ada saja orang-orang yang mematahkan semangatku

dear Adly
tidak ada yang lebih membahagiakan daripada melihatmu berbahagia
meskipun kamu bahagia dengan wanita lain
itu sudah pasti
dan aku tetap dengan kehidupanku

dear Adly
satu hal yang perlu kamu tahu
aku akan tetap seperti ini
tetap di sampingmu
mendukungmu
mengagumimu
mendoakanmu
menyayangimu ...





- pukul 03.00 WITA, usai menyelesaikan laporan Fisika dan kefikiran untuk menulis ini
  sayup-sayup terdengar : The Adly's - Mengagumimu

4 Mei 2012

Suara itu ...

     beberapa hari terakhir ini saya menjadi manusia yang agak mellow. penyebab utamanya sih seperti biasa, dikarenakan lagu. tapi parahnya, tidak hanya lagu sedih dan lagu yang mengiris hati yang menyebabkan air mata saya ingin jatuh, tetapi juga lagu enerjik dan bersemangat. intinya sih bukan dikarenakan lagunya, tetapi penyanyinya. yap, bisa ditebak kan saya nangis karena suaranya siapa ? Iya, suaranya Adly Fayruz.!

     teman-teman yang sudah sering membuka blog ini dan jejaring sosial saya pasti sudah kebal dan sudah biasa ketika melihat saya sangat berlebihan membahas seorang Adly. saya tidak malu kok mengidolakan aktor Indonesia yang juga berprofesi sebagai vokalis band (bahkan saya yakin sebagian besar dari kalian belum mengenal band tersebut). saya tetap saya yang dahulu, saya yang sejak kelas VIII SMP untuk pertama kalinya jatuh cinta ketika melihat Adly di layar kaca. saya tidak mau ikut-ikutan mengidolakan seseorang yang sedang naik daun. selain karena sebagian besar fans-fans yang merajalela kebanyakan ababil, orang yang diidolakan itu mungkin keeksisannya hanya sesaat.

     saya percaya suatu saat Adly bakal mencapai kesuksesannya. itu karena dia giat berlatih, berusaha, dan berdoa. tidak seperti kebanyakan artis yang hobi mencari sensasi hanya untuk mendongkrak karirnya. dan saat ini Adly telah merilis album keduanya. tidak henti-hentinya dia melakukan promo melalui akun jejaring sosialnya. dia juga lumayan sering meng-upload videonya menyanyikan lagu-lagu sambil memainkan gitar.

     saya pun tak pernah bosan untuk terus mendengar lagu-lagunya. suaranya yang sudah sangat khas untukku dengan mudahnya membuat perasaan saya yang awalnya biasa saja menjadi sedih dan ingin mengingat-ingat kembali kejadian yang menyedihkan di masa lalu. saya suka lagu-lagu ciptaan Adly. saya suka mendengar suara Adly. dan saya suka semua mengenai Adly ...

dan inilah beberapa video yang sukses membuat saya menitikkan air mata (sekalian promosi). cekidot ;))



14 April 2012

Happy Birthday Adly Fayruz

waktu kian berlalu dan kau tetap menjadi pujaanku
sejak ku mengagumimu, tak pernah sedetik pun ku melupakan hari itu
hari dimana kamu terlahir di dunia ini
hari dimana umurmu bertambah tiap tahunnya
hari dimana ucapan dan doaku selalu terabaikan olehmu

lima tahun sudah ku mengidolakanmu
tak sedikitpun kekaguman itu berkurang
justru bertambah setiap wajahmu terpampang di layar kaca
oh, saya tak tahu bagaimana mengungkapkannya

setiap tahun saya tak pernah berhasil memberikan hadiah untukmu
hadiah yang akan selalu kau kenang bahwa itu dariku
hadiah yang berkesan untukmu dan akan terus kau jaga
maaf, hanya itu kata dariku

hari ini, usiamu bertambah lagi
kamu bahagia dengan semua ucapan dari orang di sekelilingmu
tapi tidak dengan saya
saya benci karena ucapan mereka menjadi penghalang untuk kamu bisa melihat ucapan yang tulus dariku

kini, kalimat "makasih yaa" darimu tidak membuatku tergiur lagi
yang terpenting adalah kamu tahu bahwa aku ada di belakangmu
yang akan selalu mendoakan dan mendukungmu
di setiap perjalanan karirmu

SELAMAT ULANG TAHUN, AHMAD ADLY FAYRUZ
terima lah hadiah yang tak ada apa-apanya ini dari seseorang yang juga tak berarti apa-apa untukmu ...


16 Maret 2012

Sinetron "Segalanya Cinta"

Sinetron ini tayang perdana sejak 5 Maret 2012 dan dapat teman-teman saksikan Senin-Jumat pukul 22.00 WIB di MNC TV. Memang sih, jam tayangnya agak kemalaman untuk kita-kita yang harus melakukan aktivitas rutin sehari-harinya. Tapi, kalau memang sudah tertarik dan niat untuk menontonnya apapun pasti akan kita lakukan untuk menyaksikan sinetron ini :')



Mengapa saya merekomendasikan sinetron ini kepada teman-teman ? yah tentulah kalian tahu, faktor utama yang pasti karena salah satu pemainnya dan sekaligus menjadi pemeran utama adalah idola saya, Adly Fayruz. tapi setelah seminggu ini saya menyaksikannya ternyata sinetron ini memang layak untuk ditonton. Serial drama ini mengangkat sebuah kisah dan realita kehidupan yang dikemas secara baik dengan alur cerita yang tak terduga-duga. Ceritanya juga tidak lebay ditambah lagi dalam satu episode lebih banyak menghadirkan scene romantis dan lucu yang tentunya diperankan oleh Adly sendiri :3

Chelsea (Salsa), Adly (Rifky), Estelle (Bila)

Ekspresi saya ketika menyaksikan sinetron ini tak dapat digambarkan bentuknya seperti apa. Baru melihat wajah Adly sekilas saja saya sudah mau teriak-teriak, apalagi kalau dia tersenyum dan sedang menatap lawan mainnya (Chelsea Olivia), sepertinya saya sudah mau terbang saking gregetannya. 

aww aww aww *_*

Sejak pertama kali saya melihat aktingnya di FTV Cinta Arjuna lima tahun yang lalu, saya sangat yakin dan sudah menduga-duga dia akan terkenal dan bakal menjadi salah satu aktor ternama di Indonesia. Perjuangan Adly pun tidak sia-sia. Kini, disamping sibuk akting dia juga sukses dengan bandnya. dan saya tidak pernah menyesal karena selama ini telah mengidolakannya. 

Kemarin, saya sempat sakit lagi sehingga tidak sempat masuk praktikum pemrograman di kampus. Tapi, malamnya saya memaksakan diri untuk menonton "Segalanya Cinta". akhirnya saya membuat tweet konyol seperti ini ...


eh, tiba-tiba si Adly bales ...


Keajaiban cinta itu memang ada. tiba-tiba saja kepala saya mendadak tidak sakit lagi seperti sebelumnya dan akhirnya dengan semangat menggebu-gebu saya menonton sinetron "Segalanya Cinta". setelah itu seperti biasa saya tersenyum puas lalu beristirahat dan membayangkan beberapa adegan yang dimainkan oleh Adly dan saya terbangun di pagi hari. Begitulah setiap harinya Adly memberi saya kekuatan untuk menjalani aktivitas, meskipun kekuatan itu saya dapatkan hanya dengan melihat wajahnya di layar televisi atau sekedar mendengar suara indahnya di setiap lagu-lagunya.

Berikut adalah video openingnya "Segalanya Cinta"


Bagaimana? tertarik untuk menyaksikan Segalanya Cinta? 

23 Februari 2012

Adly Fayruz PUTUS \^_^/

     Tidak ada hal yang lebih membahagiakan selain melihat orang yang kita sayang juga bahagia. Namun, ini berbeda. Orang yang saya sayang nampaknya lagi bersedih. Tapi saya bahagia mendengarnya. Itu karena, dia putus dengan kekasih hatinya. Hayooo, coba tebak siapa orangnya ? Siapa lagi, kalau bukan Ahmad Adly Fayruz, idolaku, pujaanku, dambaanku, dan masa depanku (˘⌣˘)ε˘`)

     Pagi tadi ketika lagi siap-siap ke kampus (cieileeeh, udah mahasiswa), tak sengaja saya nonton infotainment. Ebuseeet, tiba-tiba berita yang nongol malah berita tentang Adly. Jadi katanya, si Adly putus dengan si Pica yang notabene sudah dipacarinya belakangan ini. Katanya sih, penyebabnya karena beda iman dan udah gak cocok lagi (elah, alasan sejuta umat -_-").

     Rasanya saya tak mau beranjak dari tipi ketika melihat tayangan itu. Selama perjalanan ke kampus juga saya senyam-senyum sendiri. Pas nyampe kampus apalagi, saya langsung memberitahukan kabar bahagia ini ke teman kelas saya. Tanggapan mereka ? "Jadi senang meko ini, nuu ? " -__________-

     Saya sih merasa Adly gak sedih-sedih amat putus dengan Pica. Toh, mereka jadiannya saja sangat tiba-tiba dan saya perhatikan akun twitter Adly sebelum mereka jadian sangat tidak tampak bumbu-bumbu pendekatan mereka berdua. Lain halnya ketika Adly masih jaman-jamannya dengan si Lala , duh ampun deh timeline serasa hanya milik mereka berdua -____-

     Sekarang, saya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Adly. Dia orang yang baik, dan pantas mendapatkan yang baik pula. si Shireen sekarang sudah ada yang punya dan bakal menikah bentar lagi. si Lala juga, nampaknya sudah tidak single lagi. Yaaaaah, semoga Adly bisa tegar melihat mantan-mantannya lebih dahulu berbahagia darinya.


Adly & Shireen Sungkar

Adly & Kalia Labitta

Adly & Pica Wiriahardja

Adly & Nunuu (pacar dunia akhirat :p)

     Untuk foto yang terakhir, abaikan saja. Tapi itu foto asli dong, tanpa editan. Cuman bedanya dari foto-foto yang diatas, saya dan Adly foto bareng atas dasar bertemunya sang idola dan penggemar saja. Ehehe. Oke deh, sekian dulu postingan saya. Untuk Adly, yang semangat saja. di luar sana masih banyak yang antri untuk kamu. termasuk salah seorang gadis unyu di Makassar ˘ε˘`). "Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum bertemu. Jadi ketika kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat, kita akan tahu betapa berharganya anugerah tersebut".